Kamis, 29 Juli 2010

i can't stand

saya membongkar wallpaper si ladang tulip dikamar. bukan saja karena lama kelamaan cat air itu memudar tersorot matahari. tapi lebih karena saya sendiri yang bosan.
lalu ditengah demam 39 derajat dan angin di badai musim panas, saya mencarut marut kamar sendiri. mengganti wallpaper lama dengan kertas hitam. pekat. tak bersisa.
seketika saja, kamar saya berubah mendung seolah saya baru mengundang selusin awan dan menjamunya seharian.

kemudian saya kembali tertidur...

pulas

hingga tak bisa mengingat detail apa yang telah terjadi sebelumnya.

saya tidak butuh alkohol, atau morphine atau gegar otak untuk hilang ingatan. cukup beri saya demam musim panas, rasa bosan dan ketidakmampuan untuk diam.

barang sedetik saja.

Kamis, 22 Juli 2010

you are the only exception

when i was younger i saw my daddy cry and curse at the wind. he broke his own heart and i watched. as he tried to reassemble it and my momma swore that she would never let herself forget. and that was the day that i promise, i would never sing of love if it doesn't exist.
you are the only exception.
maybe i know somewhere deep in my soul that love never lasts. we've got to make another way to make it alone or keep a straight face. and i've always lived like this, keeping a comfortable, distance. and up until now, i had sworn to myself that i'm content with loneliness. because none of it was ever worth the risk.
but you are the only exception.


those stories are breathtaking, i thought the simple love-life is ever exist, or at least, they are not in the extinction. do i have to give it up? i wouldn't mind to live by my self, because none of it was ever worth the risk.


and i'm on my way to believe in.

Minggu, 18 Juli 2010

Kamis, 15 Juli 2010

bab 5

oke, mungkin ini terlalu theatrical. FYI, my thesis deadline is within a month!!!!!!!

saudara-saudara setanah air seibu beda ayah!!!!!!!

a month!!! (oh wait, today is 15th so actually its less than a month)

lalu saya mengerjakan bab 5 dengan bercucuran air mata akibat terlalu banyak memikirkan apa yang belum saya selesaikan. bercucuran air mata akibat perpaduan kurang ajar adrenalin dan depomine serta sindrom menstruasi.

saya merasa sedang tumbuh jakun. hadiah suara dari radang tenggorokkan hasil bergadang.

suntuk.

tapi saya punya komitmen.

suntuk.

sedih.

dan merasa lebay.

(tapi saya punya komitmen)

Rabu, 14 Juli 2010

to feel

what can we contribute to this world? 

as a human being.

love?
compassion? 
care?
knowledge?
passion? 

what can we bestow to this world?

as a grazed feeling.

pain?
hatred?
envious?
lies?
indolence?  

should have been aware, that we are live. 
but are we living?
.
.
.
.
feel it

Sabtu, 10 Juli 2010

summer lunch


well, since this summer i'm basically spending my entire day in front of the computer, for the lunch, i decided to go to the town park, having my lunch while enjoying the view of the river. 

nom nom nom, wondering what was my lunch???

yeeeeeaaaaaaaaaayyyy, sushi time, anyone? ;)

Kamis, 08 Juli 2010

pamrih itu boleh

the girl and her hut

mengapa kita berbuat baik supaya orang membalas kebaikan kita? dan mengapa mempedulikan perilaku orang terhadap kita? sehingga akhirnya kita akan berbalik memperlakukan mereka sesuai dengan apa yang mereka lakukan pada kita? pamrih? yang saya tahu, aturan seperti itu pada dasarnya hanya berlandaskan suatu aturan akan keharusan-keharusan. seperti politik balas budi. suka tidak suka, siapa yang tahu.  

bukankah kebaikan yang kita lakukan adalah untuk kita sendiri? walau balasan di dunia tidak selalu harus kepada pelaku kebaikan. tapi Tuhan Mahaadil, balasan di akhirat pasti kepada pelaku kebaikan. meskipun pamrih itu tidak selamanya buruk, yang baik dan boleh adalah pamrih kepada Tuhan. dan yang tidak baik dan tidak boleh adalah pamrih kepada sesama manusia. itulah mengapa, hidup kita adalah ibadah jika semua segmen kehidupan kita lakukan untuk mengharap ridha, rahmat dan berkah Tuhan. 
bukankah mengharap semua itu adalah pamrih kita kepada Tuhan atas apa yang kita upayakan?

bukankah?

kesadaran kritis

Untuk menentang sebuah arus "kekuasaan", adalah vital bagi manusia untuk selalu memberdayakan diri melalui proses konsientiasi. bercermin pada ajaran Freud mengenai relasi Ego-Id dan Superego, keduanya merupakan instrumen analisis dan metoda kerja yang diperkirakan menjadi wahana penggerak gelombang antisistem, antideterminasi dan antikekuasaan. Superego adalah kekuasaan yang menekan secara operatif dan represif terhadap Ego, melalui Id, yang menjadi faktor subconsciousness. Gerakan pembebasan Ego perlu dilakukan melalui proses konsientiasi seiring dengan melepasnya cengkraman kekuasaan Superego yang represif.  

Konsientiasi itu sendiri merupakan sebuah konsep sosial yang diperkenalkan oleh seorang pakar pendidikan Brazil, Paulo Freire yang mencetuskan sebuah gagasan mengenai kemampuan individu untuk mengontrol lingkungannya, atau menolak untuk dikontrol lingkungannya. Proses konsientiasi ini harus dilakukan secara sadar oleh setiap individu. Dan kesadaran kritis dalam diri seseorang dapat dicapai dengan cara melihat ke dalam diri sendiri serta menggunakan apa yang didengar, dilihat, dan dialami untuk memahami apa yang terjadi dalam kehidupannya. Contohnya, dalam proses pembelajaran yang menekankan pentingnya arti kesetaraan inter-generasi antara murid dan guru dimana keduanya sama-sama belajar, bertanya, merefleksikan dan berpartisipasi dalam sebuah pembahasan makna. Dengan menikmati kebebasan personal, setiap individu didorong melatih tanggung jawab pribadi untuk setiap tindakan-tindakan mereka daripada sekedar mengikuti standard-standard sebelumnya.  

Seseorang menganalisis sendiri masalah yang dihadapinya, mengidentifikasi sebab-sebabnya, menetapkan skala prioritasnya dan memperoleh pengetahuan baru darinya.  
Proses berkesadaran kritis ini terjadi dalam diri sendiri dan tidak dapat dipaksakan dari luar. Analisis realitas harus dilakukan oleh orang yang dapat memutuskan sendiri apa kebutuhannya yang sesungguhnya dan pengalaman yang penting baginya, bukan diputuskan oleh orang lain. Melalui analisis semacam ini, seseorang akan mampu mengambil tindakan sendiri untuk menentang unsur opresif dari realitasnya. Sang arus "kekuasaan".

Rabu, 07 Juli 2010

summer's strawberry

sore in the eye

yesterday i had my thesis colloquium after spent 3 months of field research in Indonesia-- it was happening on the same day with a "little" surgical procedure the doctor had to do for my eye, by the way. 
stressed out seeing my other classmate's debates and argument with the professors and their supervisor after their presentation, i was worrying about my presentation, how if my professor suddenly wanted me to change the whole content after he realized my thesis's full of ridicule. it was pretty frightening. 
but then when it came to my turn, things went smoothly. my professor seemed very optimistic. and i felt relieved. hopefully i will have my thesis defense on time on august. concerning my Ph.D. admission on October, i have to make sure everything is kept on its line as well as my visa will be ended at the end of September, oh oh oh. 

talking about my plan to apply Ph.D --some people said that i'm too obsessed with achievements. it's not just about achieving something. i'm enjoying to put a goal further forward in space and desiring to embrace it within my hands. thats the way i live. but well, they can always say whatever they want to say but i can always choose what i want to hear ;) am i? 


bismillah

dzikir. gratifying. wanting Him for more.

Senin, 05 Juli 2010

in the name of humanity

thing i despise about doctor is:  i hate the idea about being a patient. Ha!

it had occurred to me plenty of times dealing with doctor means i had to  listen what they said, purchased medicine they wrote on the recipe and took it for granted the fact that i'm the one who sick. but mostly i hate, they rarely try to communicate and transfer a knowledge about what exactly happen to my body. (at least on my case)
it's weird that they have to hide their job on humanity alibi. nonetheless, many of them, i notice they are a true seller. oh yes, they sell you a verdict. and sometimes it's pricey. yet they actually part of health industry system. it's just a business. on my body. in the name of humanity.