Senin, 15 Maret 2010

the boy in the stripped pajamas

menonton ini, lagi-lagi saya tergerakkan oleh dorongan seorang anak kecil yang menemukan secuil permainan dalam dunianya. karena mereka melihatnya dengan cara yang berbeda dan menjengkelkan. 

siapa mengira, dalam pemahamannya yang lugu dan innocent, anak-anak memberikan sudut pandang yang mencengangkan mengenai arti seorang teman dan makna bermain. tidak peduli, siapa kawan dan bagaimana keadaan--skeptis terhadap suapan doktrin orang dewasa terhadap lingkungan sekitar.

sungguh, dua menit terakhir film ini membuat saya tercekat oleh luapan ketidakberdayaan. tragedi yang ironis. 

begitulah.

2 komentar:

dunia kecil indi mengatakan...

aku juga notnton film ini. bagus, meski ada beberapa goof yg disayangkan :) betul, 2 menit terakhir bikin agak depresi aku pikir. mungkin kamu pernah nonton life is beautiful? sedepresi itulah rasanya..

satirelane mengatakan...

iya, aku udah pernah nonton, aku gatau, kok aku suka ya nonton film yang bikin depresi? heheh